HEPATITIS

BAB I

PENDAHULUAN

              

1.1  Latar Belakang

 

Banyak sekali penyakit-penyakit yang timbul karena buruknya keadaan lingkungan sekitar, yang mana kebersihan lingkungan itu termasuk hal terpenting yang harus kita perhatikan untuk menjaga kesehatan kita. Contoh penyakit akibat buruknya lingkungan adalah kolera, TBC, DBD, dan juga hepatitis.

Disini kami sebagai penyaji akan membahas tentang penyakit hepatitis, yang mana penyakit hepatitis ini dapat menular dan penularan penyakit ini dapat di sebabkan oleh  lingkungan hidup, pergaulan, obat-obatan, dan jarum suntik.

 

1.2  Perumusan Masalah

 

Dengan menimbang latar belakang penelitian yang telah kami kemukakan, maka kami mengidentifikasikan masalah sebagai berikut :

  1. Apa itu hepatitis ?
  2. Apa penyebab hepatitis ?
  3. Apa upaya preventif dan kuratif untuk mengatasi penyakit hepatitis ?

1.3  Tujuan

 

Adapun tujuan dari pembahasan makalah ini :

  1. Mengetahui hepatitis (jenis-jenis,cara kerja,dan sebagainya)..
    1. Mengetahui faktor-faktor penyebab hepatitis.
    2. Mengetahui cara menanggulangi hepatitis.

1.4  Pembatasan Masalah

 

Karena banyaknya ruang lingkup pembahasan mengenai makalah ini, terutama yang berkaitan dengan HEPATITIS dan FAKTOR-FAKTOR PENYEBABNYA. Maka kami membatasi ruang lingkup pada penyakit hepatitis ini yang berkaitan dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian pembahasan dalam makalah ini hanya mencakup judul diatas.

1.5  Sistematika Penulisan

Metodepembahasanmakalah yang kami gunakandalampenulisanmakalahiniadalahmetodepenelitiankajianpustaka, yang bersifatsepertiberikut :

1) DiskriftisAnalitis,

2) Eksplanasi(penerangan),

Dan kesimpulan yang ditarikhanyaberlakuuntukelemen-elemen yang kami dapatkan.

 


 

Bab II

HEPATITIS

 

2.1 Pengertian hepatitis

Hepatitis adalahperadanganpada hati karena toxin,seperti kimia atauobatataupunagenpenyebabinfeksi. Hepatitis yang berlangsungkurangdari 6 bulandisebut “hepatitis akut”, hepatitis yang berlangsunglebihdari 6 bulandisebut “hepatitis kronis”.
Hepatitis biasanyaterjadikarena virus, terutama salahsatudarikelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis jugabisaterjadikarenainfeksi virus lainnya, sepertimononukleosisinfeksiosa, demamkuningdaninfeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utamaadalahalcoholdanobat-obatan.

2.1.1        Jenis virus hepatitis dan faktor penyebabnya

 

  1. a.      Virus hepatitis A

Virus hepatitis A terutamamenyebarmelaluitinja.Penyebaraniniterjadiakibatburuknyatingkatkebersihan.Di negara-negaraberkembangseringterjadiwabah yang penyebarannyaterjadimelalui air danmakanan.

  1. b.      Virus hepatitis B

Penularannyatidaksemudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkanmelaluidarahatauprodukdarah.Penularanbiasanyaterjadi di antaraparapemakaiobat yang menggunakanjarumsuntikbersama-sama,atau di antaramitraseksual (baikheteroseksualmaupunpriahomoseksual).

Ibuhamil yang terinfeksioleh hepatitis B bisamenularkan virus kepadabayiselama proses persalinan. Hepatitis B biasditularkanoleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. DidaerahTimurJauhdanAfrika, beberapakasus hepatitis B berkembangmenjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.

  1. c.       Virus hepatitis C

Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibattransfusedarah.Virus hepatitis C ini paling seringditularkanmelaluipemakaiobat yang menggunakanjarumbersama-sama.Jarangterjadipenularanmelaluihubunganseksual.Untukalasan yang masihbelumjelas, penderita “penyakithatialkoholik” seringkalimenderita hepatitis C.

  1. d.      Virus hepatitis D

Hanyaterjadisebagairekan-infeksidari virus hepatitis B dan virus hepatitis D inimenyebabkaninfeksi hepatitis B menjadilebihberat.Yangmemilikirisikotinggiterhadap virus iniadalahpecanduobat.

  1. e.       Virus hepatitis E

Virus hepatitis E kadangmenyebabkanwabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanyaterjadi di negara-negaraterbelakang.

2.2         Upaya preventif dan kuratif

Setiap masalah pasti memiliki jalan keluarnya, begitu juga penyakit. Setiap penyakit pasti memiliki obat dan cara untuk mencegah agar penyakit itu tidak terjadi. Menjaga kebersihan adalah salah satu kunci pencegahan hepatitis misalnya dengan mencuci tangan dengan sabun. Orang yang bepergian ke negara-negara berkembang dimana kondisi sanitasi yang buruk harus divaksinasi dua bulan sebelum keberangkatan.  Dan banyak sekali upaya preventif dan kuratif dalam hepatitis ini. Upaya preventif dan kuratif ini bermacam-macam tergantung tipe dan virus hepatitisnya. Berikut adalah upaya preventif untuk hepatitis.

–  Untuk anak-anak anak-anak (1-18 tahun) dapat dilakukan dengan vaksinasi dengan 2 atau 3 dosis vaksin. Orang dewasa membutuhkan dosis yang lebih besar dengan frekuensi 6-12 bulan setelah dosis pertama vaksin. Vaksin ini dianggap efektif selama 15 – 20 tahun atau lebih. Vaksin untuk mencegah infeksi sebelum terkena memberikan perlindungan terhadap virus sedini 2 – 4 minggu setelah vaksinasi.

–  Semua anak-anak dan remaja harus divaksinasi apalagi mereka yang aktif secara seksual. Mereka yang terlibat dalam perilaku berisiko tinggi harus divaksinasi juga. Setiap orang yang menangani darah atau produk darah dalam pekerjaan mereka sehari-hari harus divaksinasi (pendonor atau pekerja lab).Pada pengguna obat yang memakai suntik, tidak dianjurkan berbagi jarum, atau para pemakai dilarang saling berbagi jarum, sedotan kokain, atau kepemilikan obat.

Disamping berjalannya upaya preventif untuk penyakit hepatitis, upaya kuratif pun harus tetap aktif. Banyak sekali langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengobatan hepatitis, seperti dengan obat-obat kimia, ataupun obat-obat alami yang sering kita sebut sebagai obat herbal. Contoh dari obat herbal yaitu gamat atau biasa disebut dengan teripang,hal ini disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat,merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping. Teripang pun membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Dan tidak lupa pula ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.

BAB III

PENUTUP

 

3.1    Kesimpulan

Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis A, B dan hepatitis C. Jika kita melihat konsep Blum mengenai derajat kesehatan, faktor yang paling berperan penting dalam menyebabkan penyakit hepatitis adalah faktor genetika dan lingkungan. Seperti pada jenis hepatitis A dimana  tinja menjadi faktor penyebar utama. Pada kasus ini, sanitasi lingkungan merupakan faktor yang paling penting.

 

3.2    Saran

Kita harus memperhatikan kebersihan lingkungan, pergaulan sehari-hari, dan juga obat-obatan. Karena dengan hal-hal yang kecil yang tidak kita perhatikan dapat menyebabkan hal-halyang tidak akan kita duga nantinya. Hepatitis pun dapat diakibatkan dari hal yang kecil semacam itu. Bagi penderita penyakit hepatitis harus mementingkan makanan yang kaya dengan vitamin dan mineral.

DAFTAR PUSTAKA

http://turunberatbadan.com/894/pencegahan-hepatitis/

http://pengobatan.wordpress.com/2007/01/17/manfaat-spirulina-iv-penyakit-hepatik-hati/

http://jellygamat.acepsuherman.com/2011/01/obat-alami-hepatitis/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: